Senja terlanjur pergi menjemput malam sejak rindu matahari seluas langit.
Harapan2 sdh berlari menjemput nyata lalu terhalau angin. Apakah mereka bertemu?
Hati terpukau pesona rupa yg tak tampak, lalu dr mana?
Ungkapan2 rindu lewat hati dalam alunan doa mulai terucap satu per satu oleh jiwa yg mulai rapuh, apakah terdengar?
Terimakasih kpd yg maha segalanya, sdh mengatur urutan jawaban yg sulit dijangkau hati dan pikiran yg teramat dalam.
Apakah aku ragu? Tidak.
Karena hujan akan datang kembali dimusimnya, saat petani sudah siap.
Anakalang, 06 Mei 2018.
Monday, 7 May 2018
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
2020
Hampir tiba di ujung tahun yang dengan lelah dilewati Tahun yang cantik dan penuh refleksi Tahun yang penuh dengan penundaan dan kembal...
-
Hampir 1 tahun tidak berkunjung di blog ini. Tidak begitu sibuk, tapi rasanya tidak punya waktu untuk sekedar melihat - lihat. Ter...
-
Siapa sih yang tidak suka jika dikasih hadiah? Yang jelas pasti semua suka. Apa lagi kalau hadiah itu berupa barang yang kita sukai atau y...
-
Ke pasar adalah hal yang menyenangkan buat saya. Apa lagi pas weekend. Berbelanja di pasar adalah hiburan. Maklum, tinggal di kota kec...

🖒
ReplyDeleteAyo, buat lagi tulisan lain.
ReplyDeleteGood luck and ganbatte Sofi...
Terimakasih sudah berkunjung Kak Valdo dan Kak Didy. Salam.
ReplyDelete💪💪🤗
ReplyDelete